Thursday, April 14, 2016

simpuh

 *buat seorang sahabat.
ya, kita selalu resah!
resah kepada situasi yang gamang.
lalu bimbang!
ya, kita selalu marah!
marah kepada keadaan yang tak berpihak.
lalu dada sesak
kita selalu bertanya.
kita juga menduga-duga.
kita hanya bisa merencana.
sampai kita simpuh luluh,
membasuh badan yang lusuh,
jiwa yang keruh.
dilantai pualam simpuh bermalam-malam
dalam rangkaian doa menenggelam
mendamba harap segenggam.
Sei Raden, januari 2013

No comments: