Selasa, Desember 22, 2009

induk kata pada mama

perempuan yang tak pernah diam
yang didadanya aku menumpahkan airmata.

mama!
mengenalkan ku kata yang pertama
ucap yang tak pernah putus.

mama,
induk kata.
surga dimana-mana.

Rabu, Oktober 14, 2009

Kaos oblong Indonesiaku 9

(edisi pilpres)

Aku dapat tiga kaos.
Tipis bahannya dan panas dipakainya

Satu kaos warna putih biru
Lanjutkan! Semboyannya.
Ketika kutanya apa artinya,
Yang memberi hanya berkata : Pakai saja!

Satunya warna puti merah.
Perubahan untuk rakyat! Tulisannya.
Kuterima saja tanpa bertanya.
Takut dijawab dengan seadanya.

Satunya lagi aku lupa warnanya.
Yang kuingat hanya kesamaan cara memberinya
Yang jelas semboyannya :
Lebih cepat lebih baik!

Dan ketika dekat hari H
Aku sudah lupa dengan ketiga kaosnya.
14-10-2009

Kaos oblong Indonesiaku. 8

(edisi hadiah)

Ketaman safari. Aku ikut piknik.
Pulangnya aku dihadiahi selembar kaos.
Hitam dan bergambar harimau Jawa.


SAVE WILD tulisannya…
Aku bingung memakainya
Karena ada ironi didalamnya.
14-10-2009

Kaos oblong Indonesiaku 7

(Edisi hadiah)

Istriku membelikan ku selembar kaos.
Ukuran besar, sebagai hadiah perkawinan.
Tak bisa kukenakan karena jelas kebesaran.

Ini kaos untuk mu! Kata istriku
Untuk mu saat kau sudah gendut nanti. Katanya lagi.
Aku hanya diam, memandangi kaos kebesaran.

Diam-diam aku rajin berolah raga.
14-10-2009.

Kaos oblong Indonesiaku 6

(edisi olah raga)


Kaos ini ku potong lengannya.
Maka jadilah “you can see”
Warnanya biru, bernomer dada 26.

Aku memakainya saat olah raga!

Kaos oblong Indonesiaku 5

(edisi batik)

Kaos ini lascar pelangi
Seharga 20.000an ia ke beli.
Dikota Pekalongan ditoko grosiran

Kaos oblong warna-warni, serupa pelangi.
Dibuat dengan teknik jumputan.
Kupakai ia untuk harian.

Karena dingin dan membanggakan,
Maka kaos ini jadi andalan.
13-10-2009.

Senin, Oktober 12, 2009

Kaos oblong Indonesia ku 4

( edisi Batik)

Aku bangga dengan kaosku
Kaos oblong dengan tulisan
: AKU CINTA INDONESIA

Kaos oblong yang kubeli di Jogja
Dengan motif batik ditengahnya.
Gambar wayang Gatot Kaca.

Aku bangga dengan kaosku
Ku pakai tiap hari
Sampai tak sempat dicuci.

Aku bangga sekali.
Ini bukti
Produk Indonesia asli.

10-10-09

Kaos oblong Indonesia ku 3

(edisi Nasionalisme)

Bajuku, kaos oblong merk billabong.
Walau sedikit bolong, harganya
Pasti bikin kantong kalian bolong.

Bajuku, kaos oblong lisensi Australia
Walau diproduksi di Indonesia.
Gambarnya peta pulau dewata

Waktu baca puisi di Amerika, aku memakainya.
Lalu kawanku bertanya ini produk Indonesia?
Oh… no… no… ini billabong Australia

Kawanku si Mustafa mengernyitkan dahinya.


10-10-09

Kaos oblong Indonesia ku 2

(self title)

Ini kaos kebanggaanku
Satu-satunya yang kupunya.
Kubeli dengan duit honor puisi
Yang terbit di Koran ternama

Di Malioboro aku wisata belanja
Ditemani Tendra yang juga penyair muda.
Aku mampir kepabrik DAGADU
Beli kaos oblong warna biru.

Aku bikin tulisan sendiri,
Mendesign juga sendiri.
Maka jadilah kaos ini.
KAOS OBLONG INDONESIAku

Kaos oblong Indonesia ku. 1

(edisi gempa)

Aku kepingin sekali memakai kaos oblong.
Buat santai didepan rumah sepulang kerja.
Maka aku pergi kepasar loak barang layak.
Harganya miring dan masih bisa dibanting.

Aku ingin membeli yang polos saja.
Tak berwarna hanya putih saja.
Tak bergambar dan bertuliskan apa-apa.
Hanya kaos polos dan oblong pula.

Sekian banyak kios menawarkan kaos.
Tak ku temui yang polos.
Sekian banyak pilihan kaos
Tak ku dapati yang putih polos.

Sampai pada kios yang terakhir.
Aku ketemu kaos polos itu
Tak banyak tawar kubeli
Dengan harapan bisa santai sore nanti.

Singkat waktu, kaos itu jadi kebanggaanku
Sampai sore waktu itu.
Dan ketika hendak ku kenakan,
Aku menjadi kebingungan.

Didalam kaos polos itu bertuliskan :
“ untuk korban gempa,
Tuhan beserta kalian!
Astaga.

10-10-09